News Update :

Pengumuman

Twitter

Pengikut

Majas

Minggu, 23 Agustus 2015 09.52

Majas/Gaya Bahasa


Penggunaan kata-kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk mengungkapkan  sesuatu maksud agar membentuk pemilihan bahasa yang tepat.

Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

Lafal, Tekanan, Intonasi, Jeda

09.47

Lafal
Cara seseorang atau sekelompok orang untuk mengucapkan bunyi.

Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

Kata Baku

09.44

Kata Baku


Bahasa baku merupakan bahasa yang dipakai dalam situasi formal/resmi.


Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

Kalimat Tanya

09.41

Kalimat Tanya


Kalimat yang dipergunakan dengan tujuan untuk memperoleh reaksi berupa jawaban dari yang ditanya atau penguatan sesuatu yang telah diketahui oleh penanya.


Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

Huruf Kapital

09.32

Huruf Kapital
Dipakai pada huruf pertama pada awal kalimat
contoh : Ayah sedang pergi ke kantor

Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

Berita dan Tajuk Rencana

09.27

Berita


Peristiwa atau kejadian yang telah dilaporkan, berita bersifat faktual, dan pada umumnya menyangkut peristiwa atau kejadian yang aktual dan menarik perhatian khalayak

Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

Bentuk - Bentuk Pertalian Makna

09.22

Bentuk - Bentuk Pertalian Makna meliputi :
1. Kata umum dan kata khusus
2. Sinonim
3. Antonim
4. Homonim
5. Homograf
6. Homofon

Untuk materi lengkapnya silakan unduh pada link di bawah ini !
Download

7 Sunnah yang Mesti Kita Hidupkan

Sabtu, 22 Agustus 2015 13.34

Sebagai peringatan untuk diri sendiri, dan sahabat tercinta, insyaa Allah akan mendatangkan berkah dunia akhirat, ayo kita laksanakan 7 Sunnah Rosululloh shollallohu 'alayhi wasallam berikut ini :

Pertama
Tahajjud/Qiyamullail, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya. Pastinya doa mudah termakbul, menjadikan kita semakin dekat dengan Alloh, juga merupakan sunnah yg paling mulia setelah fardhu.

Kedua
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum melihat dunia, mata kita gunakan untuk membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman. Paling tidak jika sesibuk apapun kita, bacalah walau beberapa ayat.

 
Ketiga
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkahkan kaki kemana pun, langkahkan kaki ke mesjid terlebih dahulu, karena masjid merupakan pusat keberkahan, ingat karena panggilan Allah bagi orang-orang beriman untuk memakmurkan rumah Allah. Alangkah baiknya jikalau diawali dengan 2 rokaat minal fajar karena itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Keempat
Jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha. Yakinlah, manfaat sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezekiNya.

Kelima
Sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan para malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah. Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda.

Keenam
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata kholifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu sholat walau ia sedang tidak sholat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosanya dan sayangilah dia yaa Allah”.

Ketujuh
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Yesung - Love Really Hurts

Jumat, 21 Agustus 2015 12.14



Nan sumeul swil su eobseoyo
Gireul ilheo beoryeotjyo
Nae gieogi maemalla beoryeoseo
Geureondedo geudaen taeyeonhi ahmu sanggwan eobketjyo
Majimak ilkeorago aeseo kkeonaejyo
Mianhae jeongmal mianhae
I maljochado mianhae
Jamsimyeon urin modu ilke dwildenikka
Sarang cham apeuda neomu apeuda
Swimeobsi nal utkehago ggeuteobsi nareul ullinda
Sarang cham useumda jeongmal duryeomda
ebal ije geuman kkumeul kkaeke haejwoseumyeon johketda
Ijjima jebal ijjima
Geureon geojitmaldo gwaenchanha
Jamsimyeon urin modu ilke dwildenikka
Sarang cham apeuda neomu apeuda
Swimeobsi nal utkehago ggeuteobsi nareul ullinda
Sarang cham useumda jeongmal duryeomda
ebal ije geuman kkumeul kkaeke haejwoseumyeon johketda
Geuriweo ne ireumeul bureulttaemada
Geobi nal mankeum tteollyeoul mankeum saranghaeseotdago
Mitgosipta
Gaseumi meomchunda
Nunmuri chanda
Swimeobsi nal utkehago ggeuteobsi nareul ullinda
Sarang cham useumda jeongmal duryeomda
Jebal ije geuman kkumeul kkaeke haejwoseumyeon johketda

Gerak Jalan 2015

11.21

Genteng, 20 Agustus 2015,  Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi tidak berbeda dengan peringatan kemerdekaan seperti tahun-tahun sebelumnya, selain di isi dengan berbagai macam lomba olah raga dan seni yang diikuti oleh pelajar mulai tingkat sekolah dasar sampai tingkat pendidikan menengah atas; tak lupa pula lomba yang selalu ada di setiap peringatan hari kemerdekaan adalah gerak jalan, baik di tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama atau SMP begitu pula pendidikan menengah atas dan yang paling menarik adalah gerak jalan yang diikuti oleh masyarakat umum.
Berikut ini adalah sekelumit dokumentasi dari peserta gerak jalan dari SMP Negeri 3 Genteng yang ikut andil dalam lomba gerak jalan tingkat SMP di Kecamatan Genteng.















 






3 Macam Sabar

Kamis, 20 Agustus 2015 19.45

Apa itu Sabar?
Sabar secara bahasa berarti al habsu yaitu menahan diri.
Sedangkan secara syar’i, sabar adalah menahan diri dalam tiga perkara :

1. Sabar dalam Ketaatan kepada Allah 
Sabar dalam ketaatan kepada Allah yaitu seseorang bersabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah. Dan perlu diketahui bahwa ketaatan itu adalah berat dan menyulitkan bagi jiwa seseorang. Terkadang pula melakukan ketaatan itu berat bagi badan, merasa malas dan lelah (capek). Juga dalam melakukan ketaatan akan terasa berat bagi harta seperti dalam masalah zakat dan haji. Intinya, namanya ketaatan itu terdapat rasa berat dalam jiwa dan badan sehingga butuh adanya kesabaran dan dipaksakan.



Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imron [3] : 200).

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin dalam Syarh Riyadhus Sholihin ketika menjelaskan ayat di atas, beliau rahimahullah mengatakan, ”(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang mukmin sesuai dengan konsekuensi dan besarnya keimanannya dengan 4 hal yaitu: shobiru, shoobiru, robithu, dan bertakwalah pada Allah.
Shobiru berarti menahan diri dari maksiat. Shoobiruu berarti menahan diri dalam melakukan ketaatan. Roobithu adalah banyak melakukan kebaikan dan mengikutkannya lagi dengan kebaikan. Sedangkan takwa mencakup semua hal tadi.”
Kenapa Butuh Sabar dalam Ketaatan?
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan pula bahwa dalam melakukan ketaatan itu butuh kesabaran yang terus menerus dijaga karena :
  1. Ketaatan itu akan membebani seseorang dan mewajibkan sesuatu pada jiwanya,
  2. Ketaatan itu terasa berat bagi jiwa, karena ketaatan itu hampir sama dengan meninggalkan maksiat yaitu terasa berat bagi jiwa yang selalu memerintahkan pada keburukan.
2. Sabar dalam Menjauhi Maksiat
Ingatlah bahwa jiwa seseorang biasa memerintahkan dan mengajak kepada kejelekan, maka hendaklah seseorang menahan diri dari perbuatan-perbuatan haram seperti berdusta, menipu dalam muamalah, makan harta dengan cara bathil dengan riba dan semacamnya, berzina, minum minuman keras, mencuri dan berbagai macam bentuk maksiat lainnya. Seseorang harus menahan diri dari hal-hal semacam ini sampai dia tidak lagi mengerjakannya dan ini tentu saja membutuhkan pemaksaan diri dan menahan diri dari hawa nafsu yang mencekam.

3. Sabar Menghadapi Takdir yang Pahit
Ingatlah bahwa takdir Allah itu ada dua macam, ada yang menyenangkan dan ada yang terasa pahit. Untuk takdir Allah yang menyenangkan, maka seseorang hendaknya bersyukur. Dan syukur termasuk dalam melakukan ketaatan sehingga butuh juga pada kesabaran dan hal ini termasuk dalam sabar bentuk pertama di atas. Sedangkan takdir Allah yang dirasa pahit misalnya seseorang mendapat musibah pada badannya atau kehilangan harta atau kehilangan salah seorang kerabat, maka ini semua butuh pada kesabaran dan pemaksaan diri. Dalam menghadapi hal semacam ini, hendaklah seseorang sabar dengan menahan dirinya jangan sampai menampakkan kegelisahan pada lisannya, hatinya, atau anggota badan.

Perangkat Mengajar

Music

 

© Copyright Home School 2010 -2011 Design by xxx | Published by xxx | Powered by Twinklighter.